*MU'JIZAT ISRA' MI'RAJ *
Isra' dan Mi'raj adalah salah satu mu'jizat terbesar nabi Muhammad shallallahu alayhi wasallam yang tidak diberikan pada nabi-nabi sebelumnya.
Wajib bagi setiap muslim mengimani adanya Isra' dan Mi'raj.
Orang yang mengingkari Isra' jatuh pada kekufuran. Karena peristiwa Isra' telah dijelaskan secara sharih dalam Al Qur'an.
Allah ta'ala berfirman:
سُبۡحَـٰنَ ٱلَّذِیۤ أَسۡرَىٰ بِعَبۡدِهِۦ لَیۡلࣰا مِّنَ ٱلۡمَسۡجِدِ ٱلۡحَرَامِ إِلَى ٱلۡمَسۡجِدِ ٱلۡأَقۡصَا ٱلَّذِی بَـٰرَكۡنَا حَوۡلَهُۥ لِنُرِیَهُۥ مِنۡ ءَایَـٰتِنَاۤۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلسَّمِیعُ ٱلۡبَصِیرُ
"Maha suci Allah, Dzat yang telah memperjalankan hamba-Nya di suatu malam dari al masjid al haram menuju al masjid al Aqsho yang kami berkahi sekelilingnya untuk Kami perlihatkan kepadanya tanda-tanda kebesaran Kami, sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat"
Sedangkan Mi'raj dasarnya adalah Nash hadits yang diriwayatkan oleh Al Imam Al Bukhori dalam Shahih al Bukhari Kitab as Sholah.
Dalam al Qur'an tidak ada Nash yang shorih yang menjelaskan tentang peristiwa Mi'raj. Namun ada yang yang mendekati shorih yang menjelaskannya, yaitu firman Allah ta'ala:
وَلَقَدۡ رَءَاهُ نَزۡلَةً أُخۡرَىٰ عِندَ سِدۡرَةِ ٱلۡمُنتَهَىٰ
[Surat An-Najm 13 - 14]
"Dan benar-benar nabi Muhammad telah melihat Jibril untuk kedua kalinya di dekat Sidrotul Muntaha"
Sehingga orang yang mengingkari Mi'raj hukumnya dirinci, sebagia berikut:
Jika dia memahami bahwa Sidrotul Muntaha itu ada di atas langit dan Nabi Muhammad berada di sana dalam keadaan sadar (tidak tidur), meskipun demikian dia tetap mengingkarinya maka dia jatuh pada kufur.
Jika dia tidak mengetahui dan tidak memahami bahwa peristiwa Mi'raj ada dalam Al Qur'an dan dia juga tidak mengetahui bahwa Aqidah umat Islam meyakini adanya Mi'raj maka dia tidak jatuh pada kufur.
Isra' Mi'raj terjadi pada tanggal 27 Rajab, lima tahun sebelum peristiwa hijrah ke Madinah.
Isra' adalah diperjalankannya nabi Muhammad shallallahu alayhi wasallam pada sebagian dari suatu malam dari al masjid al Haram menuju al Masjid al Aqsho.
Perjalanan Isra' dilakukan tidak sampai memakan waktu semalam penuh, tetapi hanya pada sebagian malam saja.
Al Masjid al Haram berada di Makkah al Mukarromah, disebut al Haram karena kemuliaan yang dimilikinya melebihi seluruh masjid yang lainnya. Ia memiliki hukum-hukum khusus, sholat di dalamnya pahalanya dilipatgandakan sampai seratus ribu kali lipat.
Al Masjid al Aqsho berada di Palestina, disebut dengan al Aqsho karena jauhnya jarak antara masjid ini dengan al masjid al Haram.
Dalam perjalanan Isra', Rasulullah shallallahu alaihi wasallam ditemani oleh malaikat Jibril 'alayhissalam dengan mengendarai seekor binatang bernama Buroq.
Buroq adalah binatang surga yang berwarna putih, postur tubuhnya lebih besar dari keledai dan lebih kecil dari baghl (peranakan kuda dan keledai).
Dalam berjalan, Buroq mampu melangkahkan kakinya sejauh matanya memandang.
Perjalanan Isra' dimulai dari rumah Ummu Hani'. Pada malam itu Rasulullah tidur bersama Hamzah dan Ja'far bin Abi Tholib.
Sebelum berangkat Isra', Malaikat Jibril membedah dada Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, hati Rasulullah dicuci dengan air zamzam dan diisi dengan kesempurnaan iman dan hikmah.
Dalam perjalanan isra' dari Makkah menuju Palestina, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam singgah di beberapa tempat yaitu Yatsrib, Thur Saina' dan Bait lahm.
Yatsrib atau Thoibah adalah daerah tujuan hijrah Nabi dan para sahabatnya, yang kemudian diubah namanya oleh Nabi menjadi al Madinah al Munawwaroh.
Dari tempat ini Islam menyebar ke seluruh Dunia. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:
أمرت بقرية تأكل القرى وهي طيبة
"Aku diperintahkan untuk (hijrah) pada suatu kampung yang akan memakan (yakni Islam akan menyebar dari situ ke) kampung-kampung lain yaitu Thoibah.
Al Madinah al Munawwaroh adalah salah satu dari dua tanah haram. Di sini terdapat al Masjid an Nabawi dan makam Rasulullah shallallahu alaihi wasallam.
Thursaina' adalah tempat nabi Musa 'alayhissalam diperdengarkan kalam Allah yang azali dan abadi, bukan berupa bahasa, huruf dan suara.
Nabi Musa berada di tempat itu, tetapi Allah tetap ada tanpa tempat dan arah.
Bait Lahm adalah tempat kelahiran nabi Isa' alayhissalam.
Tempat ini berada Palestina, sebelah selatan Baitul maqdis.
Dalam sebagian riwayat, beliau juga singgah di Madyan.
Madyan adalah daerah yang pernah didiami oleh Nabi Syu'aib 'alayhissalam.
Di tempat-tempat ini Rasulullah shallallahu alaihi wasallam turun dan menjalankan sholat sunnah dua rekaat.
Ini adalah dalil bagi Ahlussunnah wal Jama’ah tentang bolehnya bertabarruk dengan atsar (jejak dan peninggalan) para Nabi.
➡️Tabarruk artinya meminta tambahan kebaikan kepada Allah dengan sebab nabi atau wali.
⛔Waspadalah terhadap kelompok Wahhabi yang menganggap tabarruk dengan atsar para Nabi sebagai bentuk kesyirikan. Padahal Rasulullah shallallahu alaihi wasallam sendiri mengajarkan dan menuntunkan tabarruk dengan atsar para Nabi, sebagaimana beliau lakukan dalam perjalanan Isra'.
Tujuan dari Isra' adalah memuliakan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam dan memperlihatkan tanda-tanda kebesaran Allah yang ada di alam bawah.
Allah ta'ala berfirman:
لنريه من ءاياتنا
"Untuk Kami perlihatkan kepadanya (Muhammad) tanda-tanda kebesaran kami".
Di antara keajaiban yang diperlihatkan kepada Rasulullah dalam perjalanan Isra' adalah:
1. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam melihat sebuah kaum yang menanam dan panen, ketika mereka memanen, tanaman tersebut kembali lagi seperti semula.
👆Jibril mengatakan: mereka adalah orang-orang yang berjuang di jalan Allah.
2. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam melihat sebuah kaum yang memecahkan kepalanya dengan batu besar, setiap kali pecah, kepala itu kembali seperti semula.
👆Jibril mengatakan: mereka adalah orang yang berat dalam melaksanakan sholat.
3. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam melihat orang-orang yang menyebar seperti binatang-binatang ternak, auratnya tertutup hanya dengan kain-kain kecil.
Jibril mengatakan: mereka adalah orang-orang yang enggan menunaikan zakat.
4. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam melihat orang-orang yang digunting lidahnya dengan gunting yang terbuat dari api.
Jibril mengatakan: Mereka adalah para penceramah yang menyebarkan fitnah. Isi ceramahnya justru berisi ajaran-ajaran yang menyimpang dan sesat.
Di antara keajaiban yang diperlihatkan oleh Allah dalam perjalanan Isra' adalah:
5. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam melihat makhluk yang menyingkir dari bahu jalan seraya memanggil-manggil beliau.
👆Jibril mengatakan: itu adalah Iblis. Iblis adalah jin pertama yang Allah ciptakan. Ia diciptakan dari api. Jin bukanlah malaikat apalagi pemimpin malaikat.
Allah ta'ala berfirman:
وَإِذۡ قُلۡنَا لِلۡمَلَـٰۤىِٕكَةِ ٱسۡجُدُوا۟ لِـَٔادَمَ فَسَجَدُوۤا۟ إِلَّاۤ إِبۡلِیسَ كَانَ مِنَ ٱلۡجِنِّ
[Surat Al-Kahfi 50]
"Ketika kami katakan pada para malaikat, sujudlah kalian pada Adam maka mereka sujud kecuali Iblis, dia berasal dari bangsa jin.
👆Pada mulanya Iblis adalah jin muslim, kemudian ia menjadi kafir karena protes kepada Allah ta'ala.
6. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam melihat orang tua Renta.
👆Jibril berkata: itu adalah dunia.
7. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam melewati sekelompok orang yang mengucapkan salam kepada beliau.
👆Jibril berkata: mereka adalah nabi Ibrahim, Musa dan Isa
8. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam melihat seorang laki-laki yang mengumpulkan kayu bakar dan mengikatnya, ia tidak mampu untuk membawanya, tetapi justru dia menambahkan kayu bakar pada ikatan kayu tersebut.
👆Jibril mengatakan: itu adalah orang yang tidak mampu menjaga amanah (kepercayaan) orang lain.
9. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam melihat sebuah kaum yang perut mereka seperti rumah, ketika salah seorang mereka akan bangkit, ia jatuh.
👆Jibril mengatakan: mereka adalah orang-orang yang makan riba
10. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam melihat sebuah kaum yang memakan daging mentah yang busuk dan meninggalkan daging yang sudah matang dan masih baik.
👆Jibril mengatakan: mereka adalah para pelaku zina.
والله أعلم بالصواب
#LDNU KAB KEDIRI
Tidak ada komentar:
Posting Komentar